Era Berakhir: Stephen Colbert Buka Suara Jelang Final 'The Late Show', Ungkap Perasaan Campur Aduk

Kamis, 29 Januari 2026, Januari 29, 2026
Era Berakhir: Stephen Colbert Buka Suara Jelang Final 'The Late Show', Ungkap Perasaan Campur Aduk
Era Berakhir: Stephen Colbert Buka Suara Jelang Final 'The Late Show', Ungkap Perasaan Campur Aduk (Image: Deadline)

Kabar mengejutkan datang dari dunia televisi larut malam. Stephen Colbert, salah satu ikon pembawa acara bincang-bincang paling disegani, telah buka suara mengenai akhir dari program primadonanya, "The Late Show with Stephen Colbert". Setelah bertahun-tahun menghibur pemirsa dengan perpaduan cerdas antara humor, komentar politik tajam, dan wawancara mendalam, acara CBS tersebut dijadwalkan akan mengakhiri kiprahnya pada Kamis, 21 Mei 2026.

Perasaan Campur Aduk Sang Host

Dalam sebuah penampilan emosional saat mengunjungi acara "Late Night with Seth Meyers", Colbert berbagi perasaannya yang campur aduk. "Ini terasa nyata sekarang," ujarnya dengan nada melankolis. "Saya tidak terlalu senang dengan ini." Pengakuan ini menggarisbawahi betapa beratnya bagi seorang pembawa acara untuk mengucapkan selamat tinggal pada sebuah platform yang telah menjadi bagian integral dari hidupnya dan identitas publiknya selama lebih dari satu dekade.

Sejak mengambil alih kendali "The Late Show" dari David Letterman pada tahun 2015, Colbert berhasil memahat jejaknya sendiri. Ia bertransisi mulus dari persona konservatif satir di "The Colbert Report" ke perannya yang lebih otentik sebagai host "The Late Show". Di bawah kepemimpinannya, program ini tidak hanya menjadi sumber hiburan, tetapi juga suara penting dalam diskursus politik dan budaya, terutama selama masa-masa penuh gejolak. Kemampuannya untuk menyeimbangkan humor ringan dengan kritik sosial yang tajam telah memenangkan hati jutaan penonton dan kritikus.

Dinamika Perubahan di Layar Kaca Malam Hari

Berakhirnya "The Late Show" Stephen Colbert menambah daftar panjang perubahan yang terjadi dalam lanskap televisi larut malam. Era para veteran perlahan mulai berganti, memberi ruang bagi talenta-talenta baru dan format yang lebih segar. Pergeseran ini mengingatkan kita pada bagaimana program-program ikonis harus terus beradaptasi atau menghadapi akhir. Di tengah dinamika ini, kita telah melihat bagaimana generasi baru mulai mengambil alih panggung. Sebagai contoh, Nontonyo TV sempat membahas bagaimana Finn Wolfhard membuat debut mengejutkan sebagai host SNL 2026, menunjukkan bahwa panggung malam hari akan selalu menemukan cara untuk reinventing diri.

Peran Colbert tidak hanya sebatas seorang komedian atau pewawancara. Ia adalah seorang komentator budaya yang berani, seorang advokat kebenaran, dan seorang penghibur ulung yang mampu menjembatani jurang perbedaan pendapat melalui tawa dan pemikiran. Kepergiannya dari slot malam hari CBS akan meninggalkan kekosongan yang signifikan, baik bagi jaringan maupun bagi para penggemar setianya.

Masa Depan Setelah Tirai Tertutup

Dengan empat bulan tersisa sebelum tirai benar-benar turun untuk terakhir kalinya, spekulasi mengenai masa depan Stephen Colbert dan siapa yang akan menggantikannya di CBS tentu akan memanas. Apakah Colbert akan pensiun dari dunia televisi, ataukah ia akan mencari proyek baru yang memungkinkan eksplorasi kreatif yang berbeda? Ini adalah pertanyaan yang mengganjal di benak banyak orang.

Tentu, CBS memiliki tugas berat untuk menemukan pengganti yang sepadan. Pencarian host baru akan menjadi salah satu topik terpanas di industri hiburan dalam beberapa bulan mendatang. Pengganti tersebut tidak hanya harus memiliki karisma dan kecerdasan, tetapi juga harus mampu membawa perspektif segar ke dalam format yang sudah mapan, sekaligus mempertahankan basis penonton yang loyal.

Opini Nontonyo TV

Akhir dari "The Late Show with Stephen Colbert" adalah lebih dari sekadar penutupan sebuah acara televisi; ini adalah penanda berakhirnya sebuah era bagi banyak pemirsa yang tumbuh dan menua bersama komentar cerdas Colbert. Meskipun kesedihan itu nyata, perpisahan ini juga membuka babak baru, baik untuk Colbert sendiri maupun untuk masa depan televisi larut malam. Kita bisa berharap, bahwa di balik layar, Colbert mungkin sudah merencanakan petualangan kreatif berikutnya yang tak kalah menarik. Ia adalah sosok yang terlalu dinamis untuk berdiam diri. Sementara itu, kita akan menanti dengan antusias siapa yang akan mengambil tongkat estafet di CBS, dan bagaimana mereka akan membentuk wajah baru hiburan malam hari.

Sumber Berita: Deadline

TerPopuler