Bintang Legendaris "Sanford and Son", Demond Wilson, Tutup Usia di 79 Tahun: Mengenang Warisan Lamont Sanford

Senin, 02 Februari 2026, Februari 02, 2026
Bintang Legendaris
Bintang Legendaris "Sanford and Son", Demond Wilson, Tutup Usia di 79 Tahun: Mengenang Warisan Lamont Sanford (Image: CBS News)

Kabar duka menyelimuti jagat hiburan. Demond Wilson, aktor ikonik yang dikenal luas sebagai Lamont Sanford dalam sitkom populer tahun 1970-an "Sanford and Son", telah meninggal dunia pada usia 79 tahun. Berita sedih ini dikonfirmasi oleh humasnya kepada CBS News pada hari Sabtu, meninggalkan duka mendalam bagi para penggemar dan rekan sejawatnya di industri.

Wilson mengukir namanya dalam sejarah televisi berkat perannya yang tak terlupakan sebagai Lamont, putra dari Fred G. Sanford yang diperankan oleh mendiang Redd Foxx. Dinamika hubungan ayah-anak yang penuh canda, perdebatan lucu, dan momen-momen mengharukan antara Fred dan Lamont menjadi jantung dari serial yang dicintai banyak orang tersebut.

Awal Mula Karir dan Terobosan Besar

Sebelum meraih ketenaran global, Demond Wilson memulai perjalanannya di dunia akting dengan berbagai peran kecil yang mengasah bakatnya. Titik balik karirnya datang pada tahun 1971 ketika ia tampil dalam sebuah episode "All in the Family", sebuah peran yang kemudian membuka pintu emas baginya untuk mendapatkan audisi dan akhirnya peran utama di "Sanford and Son". Keberhasilan "Sanford and Son" tidak hanya melambungkan namanya, tetapi juga menempatkan serial ini sebagai salah satu pelopor sitkom yang berani mengangkat representasi keluarga Afrika-Amerika di televisi Amerika, bersama dengan serial-serial penting lainnya seperti "Good Times" dan "The Jeffersons".

Warisan Tak Terlupakan di "Sanford and Son"

"Sanford and Son", yang tayang perdana pada tahun 1972, dengan cepat menjadi fenomena budaya. Wilson dengan brilian menghidupkan karakter Lamont, seorang pria muda yang berjuang untuk menyeimbangkan mimpinya dengan tanggung jawabnya menjaga ayahnya yang eksentrik dan seringkali menyebalkan. Chemistry-nya dengan Redd Foxx adalah inti dari kesuksesan acara tersebut, menciptakan komedi yang abadi dan seringkali menyentuh isu-isu sosial dengan cara yang cerdas dan ringan. Karyanya dalam serial ini menjadikannya salah satu wajah paling dikenal di televisi pada era tersebut.

Detail Serial "Sanford and Son"

JudulGenrePemain UtamaSutradara/Kreator
Sanford and SonSitkomRedd Foxx, Demond WilsonNorman Lear (Kreator), Berbagai Sutradara

Perjalanan Setelah Layar Merah

Setelah "Sanford and Son" berakhir, Demond Wilson melanjutkan karirnya di dunia akting. Ia membintangi serial seperti "The New Odd Couple" dan tampil dalam berbagai acara televisi serta film. Meskipun sulit bagi banyak aktor untuk melepaskan diri dari bayang-bayang peran ikonik, Wilson tetap berkarya dengan dedikasi. Kisah para bintang legendaris yang tetap aktif atau menghadapi tantangan dalam karir mereka memang selalu menarik untuk diikuti, mengingatkan kita pada bagaimana bintang seperti Rachel Ward pernah menghadapi sorotan publik yang intens setelah sukses besar.

Lebih dari Sekadar Aktor Sitkom

Di luar peran-perannya yang terkenal, Demond Wilson juga dikenal karena kontribusinya pada representasi kulit hitam di media. Ia menjadi bagian dari gelombang aktor yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membuka jalan dan menantang stereotip, memberikan gambaran yang lebih nuansa tentang kehidupan masyarakat Afrika-Amerika di layar kaca. Kiprahnya mengingatkan kita bahwa setiap peran, besar maupun kecil, bisa meninggalkan jejak abadi, mirip dengan bagaimana para bintang cilik dari masa lalu terus menjadi perbincangan hingga kini karena warisan peran ikonik mereka.

Mengenang Sang Legenda

Demond Wilson akan selalu dikenang sebagai Lamont Sanford, karakter yang membawa tawa, kehangatan, dan sedikit kegelisahan yang realistis ke layar kaca jutaan rumah. Kematiannya adalah kehilangan besar bagi dunia hiburan, tetapi warisan seninya akan terus hidup, menginspirasi dan menghibur generasi mendatang. Bagi Nontonyo TV, kepergian Demond Wilson bukan hanya menandai berakhirnya sebuah era, tetapi juga menjadi pengingat betapa pentingnya mengenang dan menghargai para pionir yang membuka jalan bagi representasi yang lebih beragam di layar kaca, membentuk lanskap televisi yang kita nikmati saat ini.

Sumber Berita: CBS News

TerPopuler