Gempar! Film Dokumenter 'Melania' Pecahkan Rekor Disparitas Kritik-Audiens Terbesar Sepanjang Sejarah Rotten Tomatoes!

Sabtu, 07 Februari 2026, Februari 07, 2026
Gempar! Film Dokumenter 'Melania' Pecahkan Rekor Disparitas Kritik-Audiens Terbesar Sepanjang Sejarah Rotten Tomatoes!
Gempar! Film Dokumenter 'Melania' Pecahkan Rekor Disparitas Kritik-Audiens Terbesar Sepanjang Sejarah Rotten Tomatoes! (Image: Rolling Stone)
Sebagai Jurnalis Film Senior Nontonyo TV, saya telah menyaksikan banyak kontroversi dan perdebatan seputar rilis film. Namun, apa yang terjadi pada film dokumenter terbaru berjudul 'Melania' benar-benar menorehkan sejarah baru di ranah kritik film. Menurut laporan dari Rolling Stone, film yang mengangkat sosok mantan Ibu Negara Melania Trump ini kini memegang rekor sebagai film dengan kesenjangan penilaian kritikus dan audiens terbesar dalam sejarah situs agregator ulasan film terkemuka, Rotten Tomatoes.

Kritikus Menghujat, Audiens Membela?

Proyek film 'Melania' yang didanai Amazon dengan biaya fantastis mencapai 75 juta dolar AS ini memang sudah mencuri perhatian sejak awal. Namun, perhatian yang didapatkannya di kalangan kritikus profesional jauh dari positif. Para kritikus secara seragam mengecam film ini, melabelinya sebagai "propaganda" murni dan bahkan menyebutnya "kekosongan yang sombong dan cemberut." Jelas sekali, pandangan para kritikus sangatlah keras dan hampir tidak menyisakan ruang untuk apresiasi. Di satu sisi, rekor disparitas yang disebut-sebut oleh Rolling Stone ini secara implisit menunjukkan bahwa persepsi audiens terhadap film 'Melania' sangat bertolak belakang. Meskipun skor audiens belum secara eksplisit disebutkan, fakta bahwa kesenjangan ini menjadi yang terbesar berarti bahwa sementara kritikus memberikan skor yang sangat rendah, penonton justru memberikan nilai yang jauh lebih tinggi. Fenomena ini menciptakan polarisasi ekstrem yang jarang terlihat, bahkan untuk film-film kontroversial sekalipun.

Konteks di Balik Polaritas

Disparitas ekstrem ini bukan hanya sekadar perbedaan selera. Mengingat subjek film adalah Melania Trump, seorang figur politik yang seringkali menjadi pusat perdebatan, tidak heran jika film dokumenter tentang dirinya akan memicu reaksi yang terpolarisasi. Label "propaganda" yang disematkan oleh kritikus menunjukkan kekhawatiran bahwa film ini lebih berfokus pada narasi yang menguntungkan tanpa adanya objektivitas jurnalistik yang memadai, sesuatu yang sering diharapkan dari genre dokumenter. Dana 75 juta dolar AS untuk sebuah film dokumenter juga menimbulkan pertanyaan tentang skala dan tujuannya. Perdebatan sengit antara kritikus dan penonton bukanlah hal baru dalam industri film. Kami pernah membahas bagaimana ulasan film 'Mercy' memicu diskusi menarik mengenai kualitas sebuah film dan persepsi audiens. Namun, skala perbedaan untuk 'Melania' ini memang belum pernah terjadi sebelumnya, menyoroti betapa kuatnya bias politik dan persepsi publik dalam menilai sebuah karya seni. Berikut adalah ringkasan informasi mengenai film 'Melania':
Judul Melania
Genre Dokumenter, Biografi, Politik
Subjek Utama Melania Trump
Sutradara Belum diungkap secara luas ke publik

Opini Nontonyo TV: Lebih dari Sekadar Film

Fenomena 'Melania' ini lebih dari sekadar rilis film biasa; ini adalah cerminan dari lanskap media dan politik yang semakin terfragmentasi. Ketika sebuah film, apalagi dokumenter, tentang tokoh publik dapat menciptakan jurang pemisah sebesar ini antara kritik profesional dan penilaian audiens, itu menunjukkan betapa subyektifnya "kebenaran" di mata publik. Film ini kemungkinan besar akan terus memicu diskusi tentang objektivitas jurnalisme film, peran media dalam narasi politik, dan apakah kritikus benar-benar mewakili suara mayoritas penonton. Satu hal yang pasti, 'Melania' telah menetapkan standar baru dalam bagaimana sebuah film bisa secara drastis memecah belah opini.

Sumber Berita: Rolling Stone

TerPopuler