Kocak! Larangan Jual Komik ke Anak Sejak 1949 Akhirnya Dicabut!


Gila, guys! Pernah kepikiran gak sih kalau hobi baca komik yang kita cintai ini pernah dianggap HARAM buat anak-anak di salah satu kota di Amerika? Kedengarannya kayak adegan di film dystopian ya? Tapi, ini beneran terjadi, lho! Sebuah kota di California, Sacramento tepatnya, baru-baru ini bikin heboh karena ada peraturan super kuno yang melarang distribusi komik ke anak di bawah umur! 🤯

Usut punya usut, larangan edan ini ternyata sudah ada sejak tahun 1949! Iya, seratus tahun kurang dikit lah! Di era post-Perang Dunia II itu, komik-komik lagi naik daun banget. Tapi, kayak biasa, ada aja yang 'khawatir'. Katanya sih, komik itu bikin anak-anak jadi buta huruf, terus bisa memicu kriminalitas! Bayangin aja, cuma gara-gara ngeliat Superman atau Batman berantem sama penjahat, anak-anak langsung dicap bakal jadi penjahat juga? Duh, logikanya kok agak aneh ya? Padahal, justru sekarang banyak banget anak yang belajar baca huruf pertamanya dari komik atau novel grafis! Kayak keponakannya Lecho Lopez, pemilik toko komik di Sacramento, yang pertama kali bisa baca kata 'bad' dari sebuah graphic novel. Ironis banget, kan?

Meski aturannya masih 'di atas kertas', untungnya sih udah lama nggak diimplementasikan. Nggak kebayang kalau masih, toko komik pasti sepi melompong dari pembeli cilik! Nah, sekarang kabar baiknya, para pejabat kota Sacramento lagi berusaha keras buat menghapus resmi peraturan jadul ini. Udah saatnya lah ya, komik diakui sebagai medium cerita yang sah, edukatif, dan pastinya seru abis! Jadi, buat kalian para pecinta komik, superhero, manga, atau graphic novel, mari kita rayakan kemenangan akal sehat ini! Komik bukan cuma buat hiburan, tapi juga jendela ke dunia imajinasi dan pengetahuan. Tetap semangat baca komik favoritmu ya! ✨

Sumber: Associated Press (Rewritten by Nontonyo AI)

LihatTutupKomentar